Jadi Pembeli Pintar, Cek Dulu Label Pangan Sebelum Beli Produk Olahan

Demi memberikan nutrisi terbaik bagi keluarga, memilih makanan yang baik dan bergizi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Cara memilih makanan yang baik, terutama makanan olahan, adalah dengan memperhatikan label pangan.

Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Konsumen Badan Pengawas Obat dan Makanan Indriemayatie Asri Gani mengatakan membaca label pangan kemasan pangan menjadi hal yang penting saat membeli makanan. “Diwajibkan setiap pangan olahan dikemas dan diperdagangkan harus diletakkan tegas, jelas dan teratur pakai bahasa Indonesia dan tak lepas dari produk pangan,” kata dia dalam peluncuran #KejuAsliCheck oleh Mondelez, Jumat, 3 Desember 2021.

Label kemasan itu bisa menjadi informasi bagi pembeli mengenai produk pangan, mulai dari nama produk, komposisi, produsen, izin edar hingga tanggal produksi produk. Semua informasi itu penting untuk diketahui sebelum memutuskan membeli produk.

Indri pun memberi tips mudah untuk mengetahui komposisi produk olahan. Pada label komposisi biasanya ada sederetan bahan yang menjadi bahan baku produk, mulai dari bahan baku utama, tambahan hingga penolong.

“Untuk penulisan komposisi diurutkan dari bahan baku terbesar sampai yang terkecil (jumlahnya),” kata Indri.

Misalnya dalam komposisi teh seduhan tertulis “Komposisi: Air, gula, teh melati, perisa sintetik”, maka dalam produk itu komponen utamanya adalah air.

Tips pembacaan label pangan itu juga yang tengah dikampanyekan Kraft melalui #KejuAsliCheck. Senior Marketing Manager Keju Kraft Dian Ramadianti mengatakan pihaknya mengajak pembeli mampu membaca label kemasan. “Simpel saja baca label pangan, ada komposisi yang urutan pertama itu adalah bahan utamanya, maka kalau beli keju chedar asli, bahan utama keju chedar ada di urutan pertama,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.