The King’s Man Tayang di Bioskop, Ungkap Asal Usul Badan Intelijen Independen

The King’s Man tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu, 22 Desember 2021. Film persembahan 20th Century Studios ini merupakan prekuel dari dua film Kingsman sebelumnya, yaitu, Kingsman: The Secret Service dan Kingsman: The Golden Circle.

The King’s Man akan mengungkap asal usul badan intelijen independen pertama melalui petualangan yang menampilkan para tiran dan dalang kriminal, dalam merencanakan serangkaian peristiwa bersejarah untuk memicu perang yang akan memusnahkan jutaan orang. Satu orang harus berpacu dengan waktu untuk menghentikan mereka.

Film ini disutradarai oleh Matthew Vaughn dan dibintangi oleh Ralph Fiennes, Gemma Arterton, Rhys Ifans, Matthew Goode, Tom Hollander, Harris Dickinson, Daniel Brühl, dengan Djimon Hounsou, dan Charles Dance. Berbeda dengan film-film Kingsman sebelumnya, The King’s Man akan membawa penonton ke satu abad sebelumnya, dalam rangkaian peristiwa bersejarah di era Perang Dunia I, dan menjelajahi asal mula agensi Kingsman, bagaimana dan mengapa agensi tersebut dibentuk.

The King’s Man menceritakan tentang Orlando Oxford (Ralph Fiennes), seorang bangsawan Inggris yang berusaha menjaga putranya, Conrad Oxford (Harris Dickinson), dari dampak negatif peperangan dan sisi gelap dunia. Ia menyadari bahwa keburukan dan kegilaan yang terjadi di dunia dipicu oleh beberapa pihak jahat dibelakang layar. Oxford pun tidak bekerja sendiri, ia dibantu oleh pengawalnya dan orang kepercayaannya, Shola (Djimon Hounsou), dan juga seorang pengurus rumah tangga, Polly (Gemma Arterton) yang pandai.

The King’s Man menampilkan cerita sejarah dengan cara unik khas Kingsman, namun tetap menunjukkan dampak dan kehancuran dari peperangan. Film ini juga menonjolkan detail-detail penting yang menceritakan keterlibatan Kingsman dalam peristiwa-peristiwa tersebut. Sutradara Matthew Vaughn memiliki harapan besar terhadap The King’s Man dalam menceritakan bagaimana spionase berubah dari masa ke masa.

“The King’s Man adalah petualangan epik yang akan membawa penonton dalam perjalanan yang tidak terduga dan penuh dengan emosi. Kami harap para penggemar dapat lebih mengenal dan menyukai Kingsman melalui film ini,” kata Matthew Vaughn.

The King’s Man juga tetap memperlihatkan Toko Penjahit Kingsman yang juga berfungsi sebagai markas dan gudang senjata organisasi di London. Unsur fashion, secara spesifik setelan jas yang elegan, merupakan hal integral di film Kingsman sebelumnya, tak terkecuali dalam The King’s Man.

Dalam rangka merayakan perilisan The King’s Man, 20th Century Studios Indonesia mempersembahkan sebuah kolaborasi spesial bersama rumah mode ternama Wong Hang Tailor untuk membawa kisah Kingsman lebih dekat dengan para penggemar di Indonesia. Wong Hang Tailor merancang lima setelan jas yang terinspirasi dari nilai elegan Kingsman yang sangat populer.

Lima rancangan ini dibuat spesial untuk para muse yang terdiri dari dua aktor kebanggaan Indonesia Chicco Jerikho dan Arifin Putra, aktris dan penyanyi berbakat Sheila Dara Aisha, dan penyanyi ternama Vidi Aldiano. Komedian berbakat Babe Cabita juga turut berpartisipasi dalam kolaborasi ini, di mana ia akan memperlihatkan sisi lain dirinya yang lebih terkenal dengan gaya kasual.

Samuel Wongso, salah satu desainer Wong Hang Tailor mengaku sangat bangga bisa berkolaborasi dengan 20th Century Studios Indonesia. Ia mengakatan Kingsman menjadi salah satu inspirasi mode Wong Hang Tailor. “Kami sangat kagum dengan detail setelan jas yang dihadirkan dalam setiap film Kingsman. Seluruh detail yang dihadirkan sangat sejalan dengan nilai craftsmanship Wong hang Tailor. Kolaborasi ini merupakan mimpi yang sungguh menjadi nyata bagi kami,” kata Samuel Wongso.

Lianto Wongso dari Wong Hang Tailor juga senang bisa berkolaborasi dengan lima talenta berbakat Indonesia sebaga muse dari karya spesial ini. “Kami harap masing-masing setelan jas ini dapat memperkuat sisi elegan dari masing-masing selebritis, sama seperti para agen Kingsman yang selalu tampak elegan dengan ragam setelan jas yang mereka kenakan,” kata Lianto Wongso.

The King’s Man diproduseri oleh Matthew Vaughn, David Reid dan Adam Bohling, serta Mark Millar, Dave Gibbons, Stephen Marks, Claudia Vaughn dan Ralph Fiennes sebagai produser eksekutif. The King’s Man diadaptasi dari buku komik The Secret Service oleh Mark Millar dan Dave Gibbons, dengan cerita dari Matthew Vaughn serta skenario oleh Matthew Vaughn dan Karl Gajdusek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.